Singkat cerita, kali ini gua merasa ada yg salah. Tentang apa? Entahlah.. Ini bukan posisi yg nyaman buat gua, dimana terlalu banyak rincian masa suram, terlalu banyak yg hilang. Susah diperbaiki dan susah juga mendapatkan kembali. Pengen menghindar tapi udah terlambat dan sejauh apapun berlari, selalu muncul kembali ke tempat yg sama. Kayanya gak ada satupun untuk membantu. Ketika pikiran kita begitu mati rasa dan perasaan kita yakin, kita semua memiliki kekosongan di dalam hati, kita semua memiliki jawaban untuk menemukan, tapi tidak bisa memenangkan. Seperti itu yg gua rasa, seperti orang kebingungan, mungkin emang kebingungan, atau semua emang membingungkan. Gak tau apa yg harus dilakukan, atau gak tau harus mulai darimana.
Semua tau bahwa kosong itu hampa. Kosong itu tidak ada satupun atau apapun. Gua memiliki kekosongan di dalam, memiliki jawaban, tapi gak bisa memenangkan. Kalo kalian pernah denger kalimat "manusia tidak akan pernah menang dari rasa kesepian" kalian harus percaya. Gaara benar. Karna sekeras dan sehebat apapun kita berusaha, kita memiliki beberapa waktu untuk lelah dengan kesendirian. Buat gua kesepian itu emang sahabat sejati yg gak akan pernah pergi dari kehidupan. Ketika sendiri tanpa ada satu orang pun yang menemani dan memahami, gak ada lagi yang gua rasakan kehadirannya selain kesepian. Tapi itu juga serupa racun yg membuat semakin mati rasa. Tetap saja kita ada di dalam sebuah kehidupan dimana selalu ada yg datang dan juga ada yg pergi. Seperti itu kehidupan. Mudah datang mudah pergi. Ibarat kita berdiri di sebuah halte bus, ada seseorang datang dan kemudian pergi setelah bus yg akan mengantarnya datang. Gak ada yg menetap, dan sekali lagi kita gak akan pernah menang dari kesepian.
Hidup begitu sembrono, begitu banyak membebani pikiran. Ada sesuatu yg kita rindukan, ada juga sesuatu yg kita inginkan. Kadang kekosongan di dalam tercipta karna adanya kerinduan dan tidak adanya sesuatu yg kita inginkan. Sulit untuk menemukan kembali yg kita rindukan, sementara yg kita inginkan juga sulit didapatkan. Yg dirindukan adalah yg membuat sebuah kekosongan. Masih bisa dilihat namun untuk menyentuhnya lagi kayanya gak akan mungkin, itu cuma untuk dirindukan. Yg diinginkan adalah yg mampu mengisi sebuah kekosongan supaya tidak lagi kosong, tapi itu juga bukanlah hal yg mudah, karna kita bukan lagi anak kecil yg bisa mendapaktan keinginan hanya dengan merengek dan menangis. Butuh proses, kerja keras dan perjuangan hebat untuk mendapatkan yg kita inginkan. Sekali lagi ini bukan posisi yg nyaman, terus mencari jawaban tentang pertanyaan atas rasa penasaran yang nggak berhenti berputar di kepala, membuat rotasi hidup berhenti pada satu titik.
Jadi harus bagaimana? Entahlah.. Otak keram memikirkan hal seperti ini. Otak kecil ini tidak begitu kuat untuk berpikir keras. Dan kenapa juga gua harus memikirkan hal semacam itu? Rasanya bodoh. Kalo dipikir-pikir kenapa juga gua harus mikir. Tapi inilah hidup. Untuk gua sendiri, gua ucapkan selamat datang di kehidupan. Jauh di lubuk hati yg dimana tidak ada apa-apa, gua kehilangan pikiran gua. Kehilangan diri gua. Yes, I lost myself.
I'm tired to think about it.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar